Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kasus KDRT Artis, Hati-hati Jadi Sugesti Negatif!



sakalangkong.com - Untuk Guru Indonesia. Sebuah website bermodal semangat untuk mengumpulkan yang tercecer menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

sakalangkong.com menyampaikan terimakasih (sakalangkong) kepada guru-guru Indonesia yang tanpa kenal lelah mengabdi untuk negeri. Semoga menjadi amal ibadah yang diterima disisi Allah SWT. Aamin. 

Sebagai ungkapan rasa syukur sakalangkong.com akan berbagi sebuah artikel tentang Kasus KDRT Artis, Hati-hati Jadi Sugesti Negatif!

Barangkali saya telat membahas kasus KDRT dalam keluarga artis. Tapi kenyataannya saya menyadari ada keburukan yang bisa menimpa siapa saja terkait kasus tersebut belakangan.

Sebelumnya saya turut menyesalkan kejadian itu, semoga masalah ini segera selesai dan baik pelaku maupun korban mendapatkan ampunan serta penjagaan dari Allah.

Kasus perselingkuhan lalu disertai KDRT bisa jadi menjadi sugesti negatif bagi sebagian perempuan, "lelaki memang begitu" dimana tanpa disadari perilaku itu dilekatkan kepada lelaki.

Perilaku selingkuh dan atau KDRT memang dilakukan oleh lelaki, tapi seseorang saja. Ada pun bila ada pelaku lelaki lain, maka ada 2 orang. Silahkan tambahkan bila menemukan personal lainnya.

Tapi...

Dari semua lelaki yang Allah ciptakan, tidak semuanya adalah pelaku selingkuh dan KDRT. Masih banyak yang lemah lembut, setia, serta "mengasuh" istrinya.

Ini mirip dengan perempuan cantik yang menjaja diri di media sosial memamerkan bentuk fisiknya sehingga merangsang libido para lelaki.

Kenyataannya, dari semua perempuan cantik yang Allah ciptakan, masih banyak yang menjaga diri, memilih menutup aurat kecuali kepada suaminya.

Artinya tak semua perempuan cantik itu....

Berbeda dengan kasus perempuan cantik di medsos, kasus yang menimpa artis ini sangat emosional sehingga mudah menjadi sugesti ke pikiran.

Sebab semua hal yang melibatkan emosi, otomatis membuka critical area sehingga hal itu diterima pikiran tanpa filter. Makanya iklan tv banyak yang menyentuh secara emosi, agar diterima pikiran pemirsa dengan mudah.

Repotnya, meskipun sadar bahwa kasus artis ini hanya menimpa sebagian saja, tapi sangat mungkin seseorang jadi khawatir untuk menikah, takut salah pilih pasangan dan akhirnya justru menolak pernikahan.

Ada yang seperti itu?

Lalu solusinya bagaimana dong?

Hapus perasaan negatif yang menyertai imajinasi artis ini. Silahkan lihat foto mereka, dalam pose apa pun, lalu ucapkan "aku mengasihimu, aku menyesal, maafkan aku, terima kasih"

Ini untuk menetralkan perasaan saat ingat mereka. Perasaan yang netral membuat pikiran pun netral. Jadi ucapkan berulang kali sampai merasa lega.

Teknik ini bisa juga dipakai untuk kasus lain yang tidak menyenangkan. Misal menonton KDRT di sinetron yang membuat pikiran -tanpa sadar- tersugesti bahwa "dasar lelaki....!"

Bayangkan adegan KDRT-nya lalu ucapkan kalimat diatas. Oh ya, bisa juga dilanjutkan atau diganti dengan istighfar. Kuncinya adalah bayangkan hal yang tidak menyenangkan secara detail dan ucapkan berulang kali sampai lega.

Lalu apa akibatnya bila perasaan negatif itu tidak netral alias masih marah kepada pelaku KDRT? Semua emosi negatif selalu melahirkan imajinasi negatif. Imajinasi negatif menjadi pengalaman negatif.

Silahkan tanyakan kepada orang yang sudah menikah, apakah sikap orang tua yang tak disukai sejak kecil dulu "muncul" dalam diri pasangannya sekarang?

Bila iya, itulah yang saya maksud (memendam) perasaan negatif melahirkan imajinasi negatif (tanpa sadar) dan mewujudkan pengalaman negatif.

Perasaan mengundang pengalaman. Selalu begitu.

Wallahu'alam

Ahmad Sofyan Hadi
Penulis Buku Reset Hati Instal Pikiran

Pemesanan:
https://behindstore.orderonline.id/BukuResetHati

============================

Posting Komentar untuk "Kasus KDRT Artis, Hati-hati Jadi Sugesti Negatif!"