1 Muharram 1448 H di PP Daarus Salam 2 Omben Sampang : Dari Susu Gratis hingga Tangis Alam Kubur


sakalangkong.com - Selalu Menginspirasi Indonesia. Tahun baru Islam tidak selalu datang dengan suara petasan. Di Pondok Pesantren Daarus Salam 2 Omben, Sampang, 1 Muharram 1448 Hijriah disambut dengan cara yang berbeda. Lebih sederhana, tetapi justru meninggalkan kesan yang dalam.

Sejak pagi, halaman pesantren dipenuhi santri dan wali santri. Wajah-wajah kecil berbalut busana terbaik mereka tampak sibuk mempersiapkan penampilan. Ada yang berlatih berjalan untuk fashion show, ada yang menghafalkan dialog teaterikal, dan ada pula yang menunggu giliran menerima penghargaan atas capaian mengajinya.

Kegiatan diawali dengan sambutan pengasuh pesantren, KH. Taufiqurrahman, S.HI. Dalam sambutannya, beliau berkali-kali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan peringatan Tahun Baru Islam tersebut.

“Acara ini tidak akan berjalan tanpa kebersamaan,” ungkapnya. Sebuah kalimat sederhana, tetapi terasa hangat di tengah suasana kekeluargaan yang memenuhi area pesantren.

Suasana semakin meriah ketika panitia membagikan berbagai doorprize kepada para peserta. Tawa dan sorak gembira pecah dari barisan santri yang berharap nomor undiannya disebut. Tidak hanya itu, agenda minum susu gratis juga menjadi daya tarik tersendiri. Gelas-gelas susu yang dibagikan kepada para santri seolah menjadi simbol perhatian pesantren terhadap tumbuh kembang generasi Qurani.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh KH. Fauzan As'ari. Dengan gaya khas yang menyejukkan, beliau mengingatkan tentang besarnya pahala mendidik anak-anak dalam belajar Al-Qur'an.

“Pahala terbesar adalah ketika kita membimbing anak kecil yang belum bisa membaca dan mengaji, hingga akhirnya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik,” tuturnya.

Kalimat itu disambut anggukan para hadirin. Sebab mereka menyadari, setiap huruf yang dibaca seorang anak adalah hasil kesabaran panjang para guru dan orang tua.

Puncak acara ditandai dengan Wisuda Al-Qur'an dan Juz 30. Satu per satu santri menerima penghargaan atas perjuangan mereka menuntaskan bacaan dan hafalan. Di wajah para orang tua tampak kebanggaan yang sulit disembunyikan.

Namun ada satu penampilan yang membuat suasana mendadak hening. Sebuah teaterikal tentang kehidupan alam kubur. Tidak sedikit hadirin yang terdiam. Sebagian bahkan terlihat berkaca-kaca. Pesan yang dibawa sederhana: kehidupan dunia hanyalah persinggahan.

Peringatan 1 Muharram 1448 H di Pondok Pesantren Daarus Salam 2 akhirnya bukan sekadar seremoni pergantian tahun. Ia menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup harus terus diisi dengan ilmu, amal, dan pendidikan Al-Qur'an. Sebab dari santri-santri kecil inilah, harapan masa depan umat sedang ditumbuhkan.

Posting Komentar untuk "1 Muharram 1448 H di PP Daarus Salam 2 Omben Sampang : Dari Susu Gratis hingga Tangis Alam Kubur"

Skillpedia