Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Sendirian di ujung negeri

sakalangkong.com - Sebuah website bermodal semangat untuk mengumpulkan yang tercecer menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kemajuan pendidikanIndonesia. sakalangkong.com menyampaikan terimakasih (sakalangkong) kepada guru-guru Indonesia  yang tanpa kenal lelah mengabdi untuk negeri. Semoga menjadi amal ibadah yang diterima disisi Allah SWT. Aamin. Sebagai ungkapan rasa syukur sakalangkong.com akan berbagi artikel dengan judul "sendirian diujung negeri"

Sebuah kondisi yang sering kita alami. Baik dirumah, dijalan bahkan ditempat kerjapun kadang kita merasa sendiri. berjuang sendiri. apa2 sendiri. ini hanya perasaan kita atau memang kita ditinggal sendiri. dibaca sampe habis ya ....semoga bermanfaat.

Alone. Status yang sering dipasang distory teman2 yang merasa kesepian. Kok bisa bilang sendiri? Sendiri tanpa teman. Atau sendiri ditinggal perasaan ramai dalam hidup kita. 

Padahal kalau kita mau ambil hikmahnya, banyak yang bisa diambil dalam kesendirian. Buktinya...kita pernah sendirian dalam perut ibu kita. Dan juga kita akan sendiri dalam kuburan kita....lalu kenapa kita harus takut dengan kesendirian...

Sendiri bukan makna kuantitas. Bukan tafsir kehidupan akan jumlah. Tapi sendiri dalam berjuang. sendiri. Hanya sendiri dalam kapasitas manusia dalam keramaian. Kita memang datang dan pergi sendiri dalam hidup. Kenapa  harus dipermasalahkan.

Sendiri kadang juga disengaja. Diujung malam kita sering menyendiri menunggu karunia ampunan ilahi. kenapa sendirian dipertanyakan ! 

Sendiri memang tak selalu ada teman, karena sendiri mempunya tunggal bukan jamak. Maka nimatilah kesendirian bukan malah menyalahkannya ! 

.

Posting Komentar untuk "Sendirian di ujung negeri"